Mobil Selalu Penuh Barang, Apa Pengaruhnya pada Suspensi?
Kadang ketika melakukan off-road atau liburan harus membawa banyak barang di mobil. Apabila masih sesuai kapasitas maka tidak perlu khawatir.
Masalahnya tidak sedikit juga pemilik mobil yang memaksa memenuhi mobil mereka dengan barang-barang yang bahkan melebihi kapasitas mobil tersebut.
Apakah Anda salah satunya? Jika bukan maka sebaiknya jangan dilakukan ya karena dapat memengaruhi suspensi mobil dan komponen lainnya. Apa saja dampak yang dimaksud?
Dampak Mobil Melebihi Kapasitas pada Suspensi Mobil dan Komponen Lain
Mungkin bagi beberapa pemilik mobil langsung membawa banyak barang akan praktis tanpa menambah biaya pengiriman barang. Namun sayangnya tindakan tersebut akan menyebabkan suspensi mobil dan komponen lainnya bermasalah. Berikut beberapa masalahnya:
-
Merusak Suspensi Mobil dan Ban Cepat Aus
Saat Anda membawa banyak barang dan melebihi kapasitas maka suspensi mobil serta ban akan bekerja lebih berat.
Tekanan yang berlebihan akan menyebabkan ban Anda cepat aus dan suspensi mobil cepat mengalami kerusakan. Apabila Anda biarkan maka perjalanan menjadi tidak nyaman. Bahkan bisa mogok di tengah jalan.
Selain itu tekanan ekstra pada ban dengan kecepatan yang tinggi akan menyebabkannya pecah. Apabila pecah, maka meningkatkan potensi kecelakaan. Sementara itu untuk suspensi mobil, akan terjadi kebocoran dan menjadi lemah,.
-
Shockbreaker Mengalami Kebocoran
Komponen bernama shockbreaker ini berfungsi sebagai pengontrol pantulan pegas. Ketika mobil keberatan beban maka katup internal dan piston yang berada di dalam shockbreaker akan bekerja jauh lebih keras demi menahan guncangan.
Tekanan oli atau gas di dalamnya akan meningkat secara drastis. Seringkali kondisi tersebut menyebabkan seal karet pecah. Biasanya kerusakan ditandai dengan adanya rembesan oli pada batang shockbreaker dan mobil terasa berayun-ayun atau membal.
-
Kerusakan pada Bushing dan Komponen Karet
Suspensi mobil memiliki banyak bantalan karet atau disebut juga bushing. Komponen tersebut terletak pada arm, stabilizer, dan sturt mount.
Beban yang terlalu berlebihan akan menekan karet-karet ini melampaui kapasitasnya. Risikonya karet akan pecah atau getas dan mengakibatkan bunyi gluduk-gluduk. Suara tersebut berasal dari besi yang beradu dengan besi ketika mobil berjalan.
-
Perubahan Geometri pada Roda
Beban yang terlalu berat akan menyebabkan sudut kemiringan roda berubah secara paksa. Dampaknya ban akan habis secara tidak merata.
Tentunya kondisi tersebut sangat membahayakan karena berkaitan dengan pengendalian mobil. Kontrolnya menjadi tidak stabil dan setir akan terasa lebih berat atau lari ke salah satu sisi.
-
Bahan Bakar Lebih Boros
Saat Anda membawa beban berat pada mobil, maka mesin akan bekerja keras agar bisa berjalan.
Bahan bakar yang dikeluarkan pun akan makin besar. Tentunya Anda akan membutuhkan biaya lebih besar untuk membawa banyak barang. Pedal yang harusnya diinjak sedikit saja, harus diinjak dalam agar bisa berjalan.
-
Rem Menjadi Kurang Responsif
Komponen rem mempunyai batas kemampuan. Apabila mobilnya terlalu berat, maka kerja rem juga menjadi lebih berat dan responnya bisa lambat.
Bayangkan jika Anda memerlukan pengereman secara mendadak, tetapi mobil butuh waktu lama untuk berhenti.
Tentunya situasi tersebut sangat membahayakan. Apalagi jika ditambah dengan kondisi jalan yang licin atau turunan yang curam. Risiko kecelakaan pun meningkat.
-
Berkurangnya Kekuatan Mesin
Salah satu kondisi yang ditakutkan saat membawa beban terlalu banyak adalah saat Anda harus menanjak.
Namun mobil Anda tidak kuat. Situasi tersebut menyebabkan mobil mundut. Sehingga meningkatkan kecelakaan. Mengancam keselamatan Anda dan pengguna jalan di belakang Anda.
Penting untuk mengetahui kapasitas mobil Anda dalam membawa barang. Jangan sampai kelebihan muatan agar tidak membahayakan keselamatan dan suspensi mobil Anda. Dapatkan tips berkendara secara aman hanya di http://suzukijambi.co.id/ .